Redaksi

STRUKTUR SEPUTARSULUTNEWS.COM

Pemimpin Umum:

Waldi  Mokodompit

 Penanggungjawab/Pemimpin Redaksi:

Heru Fazhrozi  (Wartawan Utama)

Wakil Pemimpin Redaksi:

Fuad P Kadir (Wartawan Utama)

Redaktur Peakasana:

Nur Aliem H (Wartawan Utama)

 Koordinator Liputan:

Ismail Sarlata (Wartawan Utama)

 Redaktur:

Heru Fazhrozi, Fuad P Kadir,

Nur Aliem H, Ismail Sarlata

 Sekretaris Redaksi:

Nazwa Natasya Mokodompit

 Liputan Daerah:

Fajri Pauweni , (Bolaang Mongondow Selatan)

Mendhy Paputungan, (Kotamobagu & Bolaang Mongondow)

Fahri Mamonto, (Bolaang Mongondow Timur)

David Massengi, (Minahasa Selatan)

Ryan Sandang , (Minahasa Tenggara)

Frangky Pungus, (Bitung & Minut)

Eko Putra Sepianto, (Sitaro, Sangihe, Talaud)

Ferdinand Lontoh, (Minahasa & Tomohon)

 Reporter:

Horas Napitupulu

Harisandy Mokodompit

Yanto Damopolii

 Non Redaksi:

Yusril Tawi (Koordinator IT)

Karmila (Marketing)

Satria M (Marketing)

Penerbit     : PT FARADILA NATASYA UTAMA

Alamat Redaksi  : Jl Nyiur Melambai IV, Kelurahan

Paniki Satu, Perum Kilu Permai, Lingkungan III,

Blok A Nomor 675, Kecamatan Mapanget,

Kode Post 95259, Telepon 085298845550,

Email: seputarsulutnewsscom@gmail.com

Wartawan Seputarsulutnews.com melakukan Tugas

Jurnaistik Dibekali kartu Pers (ID Card)

 

PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER

Kemerdekaan  berpendapat,  kemerdekaan berekspresi, dan  kemerdekaan pers  adalah  hak asasi  manusia  yang  dilindungi  Pancasila,  Undang-Undang  Dasar  1945,  dan  Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB. Keberadaan media siber di Indonesia juga merupakan bagian dari kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers.Media    siber    memiliki    karakter    khusus    sehingga    memerlukan    pedoman    agar pengelolaannya   dapat   dilaksanakan   secara   profesional,   memenuhi   fungsi,   hak,   dan kewajibannya sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Untuk  itu  Dewan  Pers  bersama  organisasi  pers,  pengelola  media  siber,  dan masyarakat menyusun Pedoman Pemberitaan Media Siber sebagai berikut:

1.Ruang Lingkup:

  1. Media Siber adalah  segala  bentuk  media  yang  menggunakan wahana internet dan melaksanakan  kegiatan  jurnalistik,  serta  memenuhi  persyaratan  Undang-Undang Pers dan Standar Perusahaan Pers yang ditetapkan Dewan Pers.
  2. Isi Buatan Pengguna (User  Generated  Content) adalah  segala isi yang  dibuat  dan atau  di publikasikan  oleh  pengguna   media   siber,  antara  lain,  artikel,  gambar, komentar,  suara,  videodan  berbagai  bentuk  unggahan  yang  melekat  pada  media siber, seperti blog, forum, komentar pembaca atau pemirsa,dan bentuk lain.
  3. Verifikasi dan keberimbangan berita
  4. Pada prinsipnya setiap berita harus melalui verifikasi.

b.Berita  yang  dapat  merugikan  pihak  lain  memerlukan  verifikasi  pada  berita  yang sama untuk memenuhi prinsip akurasi dan keberimbangan.

c.Ketentuan dalam butir (a) di atas dikecualikan, dengan syarat:

1) Berita benar-benar mengandung kepentingan publik yang bersifat mendesak;

2) Sumber berita yang pertama adalah sumber yang jelas disebutkan identitasnya, kredibel dan kompeten;

3) Subyek berita yang harus dikonfirmasi tidak  diketahui keberadaannya dan atau tidak dapat diwawancarai;

4) Media  memberikan  penjelasan  kepada  pembaca  bahwa  berita  tersebut  masih memerlukan  verifikasi  lebih lanjut yang  diupayakan dalam  waktu  secepatnya.

Penjelasan dimuat  pada  bagian  akhir  dari  berita  yang  sama,  di  dalam  kurung dan menggunakan huruf miring.

  1. Setelah memuat berita  sesuai  dengan  butir  (c),  media  wajib  meneruskan  upaya verifikasi,  dan  setelah  verifikasi  didapatkan,  hasil  verifikasi  dicantumkan  pada berita pemutakhiran (update) dengan tautan pada berita yang belum terverifikasi.

 

  1. Isi Buatan Pengguna (User Generated Content)
  2. Media siber wajib  mencantumkan  syarat  dan  ketentuan  mengenai Isi Buatan Pengguna  yang  tidak  bertentangan  dengan  Undang-Undang  No.  40  tahun  1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, yang ditempatkan secara terang dan jelas.
  3. Media siber mewajibkan setiap  pengguna  untuk  melakukan  registrasi  keanggotaan dan  melakukan  proses log-interlebih  dahulu  untuk  dapat  mempublikasikan  semua bentuk IsiBuatan Pengguna.Ketentuan mengenai log-inakan diatur lebih lanjut.
  4. Dalam registrasi tersebut, media siber mewajibkan pengguna memberi persetujuan tertulis bahwa IsiBuatan Pengguna yang dipublikasikan:

1)Tidak memuat isibohong, fitnah, sadis dan cabul;

2)Tidak  memuat isi yang  mengandung  prasangka  dan  kebencian  terkait  dengan suku,  agama,  ras, dan antargolongan  (SARA),  serta  menganjurkan  tindakan kekerasan;

3)Tidak  memuat isi diskriminatif  atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta  tidak  merendahkan  martabat  orang  lemah,  miskin,  sakit,  cacat  jiwa,atau cacat jasmani.

  1. Media siber memiliki  kewenangan  mutlak  untuk  mengedit  atau  menghapus Isi Buatan Pengguna yang bertentangan dengan butir (c).
  2. Media siber wajib menyediakan  mekanisme  pengaduan IsiBuatan  Pengguna  yang dinilai melanggar ketentuan pada butir (c). Mekanisme tersebut harus disediakan di tempat yang dengan mudah dapat diakses pengguna.
  3. Media siber wajib menyunting, menghapus, dan melakukan tindakan koreksi setiap IsiBuatan Pengguna yang  dilaporkan  dan  melanggar  ketentuan  butir  (c),  sesegera mungkin  secara  proporsional  selambat-lambatnya 2x  24  jam  setelah  pengaduan diterima.
  4. Media siber yang  telah  memenuhi  ketentuan  pada  butir  (a),  (b),  (c),  dan  (f) tidak dibebani tanggung jawab atas masalah yang  ditimbulkan akibat  pemuatan isi yang melanggar ketentuan pada butir (c).
  5. Media siber bertanggung  jawab  atas IsiBuatan  Pengguna  yang  dilaporkan  bila tidak  mengambil  tindakan  koreksi  setelah  batas  waktu  sebagaimana  tersebut pada butir (f).

 

  1. Ralat, Koreksi, dan Hak Jawab
  2. Ralat,koreksi, dan hak  jawab  mengacu  pada  Undang-Undang  Pers,  Kode  Etik Jurnalistik,dan Pedoman Hak Jawab yang ditetapkan Dewan Pers.
  3. Ralat, koreksi dan  atau  hak  jawab  wajib  ditautkan  pada  berita  yang  diralat, dikoreksi atau yang diberi hak jawab.
  4. Di setiap berita  ralat,  koreksi,  dan  hak  jawab  wajib  dicantumkan  waktu  pemuatan ralat, koreksi,dan atau hak jawab tersebut.
  5. Bila suatu berita media siber tertentu disebarluaskan media siber lain, maka:

1)Tanggung   jawab   media   siber   pembuat   berita   terbatas   pada   berita   yang dipublikasikan  di  media  siber  tersebut  atau  media  siber  yang  berada  di  bawah otoritas teknisnya;

2)Koreksi  berita  yang  dilakukan  oleh  sebuah  media  siber,  juga  harus  dilakukan oleh media siber lain yang mengutip berita dari media siber yang dikoreksi itu;

3) Media   yang   menyebarluaskan   berita   dari   sebuah   media   siber   dan   tidak melakukan  koreksi  atas  berita  sesuai  yang  dilakukan  oleh  media  siber  pemilik dan  atau  pembuat  berita  tersebut,  bertanggung  jawab  penuh  atas  semua  akibat hukum dari berita yang tidak dikoreksinya itu.

  1. Sesuai dengan Undang-Undang  Pers,  media  siber  yang  tidak  melayani  hak  jawab dapat  dijatuhi  sanksi  hukum  pidana  denda  paling  banyak  Rp500.000.000  (Lima ratus juta rupiah).
  2. Pencabutan Berita
  3. Berita yang sudah  dipublikasikan tidak  dapat  dicabutkarena  alasan  penyensorandari  pihak  luar  redaksi,kecuali terkait  masalah  SARA,  kesusilaan,  masa  depan anak,  pengalaman  traumatik  korban  atau  berdasarkan  pertimbangan  khusus  lain yang ditetapkan Dewan Pers.
  4. Media siber lain  wajib  mengikuti  pencabutankutipan  berita  darimedia  asal  yang telah dicabut.
  5. Pencabutan berita wajib disertai dengan alasan pencabutan dan diumumkan kepada publik.
  6. Iklana.

Media siber wajib membedakan dengan tegas antara produk berita dan iklan.b.Setiap   berita/artikel/isiyang   merupakan   iklan   dan   atau isi berbayar   wajib mencantumkan keterangan ”advertorial”, ”iklan”, ”ads”, ”sponsored”, atau kata lain yang menjelaskan bahwa berita/artikel/isi tersebut adalah iklan.

.7. Hak Cipta

Media   siber   wajib   menghormati   hak   cipta   sebagaimana diatur   dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

  1. Pencantuman Pedoman Media siber wajib mencantumkan Pedoman Pemberitaan Media Siber ini di medianya secara terang dan jelas.
  2. Sengketa

Penilaian  akhir  atas sengketa  mengenai  pelaksanaan  Pedoman Pemberitaan  Media Siber ini diselesaikan oleh Dewan Pers.

 

 

Visi & Misi:

VISI

Menjadi perusahaan media online yang profesional dan terpercaya berdasarkan fakta untuk membangun masyarakat yang lebih cerdas dan bijaksana.

 

MISI

  1. Mengembangkan pendidikan informasi yang mencerdaskan tanpa menyesatkan masyarakat
  2. Menyajikan berita yang proporsional
  3. Mengedepankan kaidah-kaidah jurnalisme positif sesuai dengan tata aturan perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia.
  4. Mengawal kebijakan-kebijakan pemerintah

 

SOP Perlindungan Wartawan

KEMERDEKAAN menyatakan pikiran dan pendapat merupakan hak asasi manusia yang tidak dapat dihilangkan dan harus dihormati. Rakyat Indonesia telah memilih dan berketetapan hati melindungi kemerdekaan menyatakan pikiran dan pendapat itu dalam Undang-Undang Dasar 1945. Kemerdekaan pers adalah salah satu wujud kedaulatan rakyat dan bagian penting dari kemerdekaan menyatakan pikiran dan pendapat.

Wartawan adalah pilar utama kemerdekaan pers. Oleh karena itu dalam menjalankan tugas profesinya wartawan Seputasulutnews.com  mutlak mendapat perlindungan hukum dari negara, masyarakat, dan perusahaan pers. Untuk itu Standar Perlindungan Profesi Wartawan ini dibuat:

 

Perlindungan yang diatur dalam standar ini adalah perlindungan hukum untuk wartawan Seputasulutnews.com yang menaati kode etik jurnalistik dalam melaksanakan tugas jurnalistiknya memenuhi hak masyarakat memperoleh informasi;

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Seputasulutnews.com memperoleh perlindungan hukum dari negara, masyarakat, dan perusahaan pers. Tugas jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi melalui media massa;

Dalam menjalankan tugas jurnalistik, wartawan Seputasulutnews.com dilindungi dari tindak kekerasan, pengambilan, penyitaan dan atau perampasan alat-alat kerja, serta tidak boleh dihambat atau diintimidasi oleh pihak manapun;

Karya jurnalistik wartawan Seputasulutnews.com dilindungi dari segala bentuk penyensoran;

Wartawan Seputasulutnews.com yang ditugaskan khusus di wilayah berbahaya dan atau konflik wajib dilengkapi surat penugasan, peralatan keselamatan yang memenuhi syarat, asuransi, serta pengetahuan, keterampilan dari perusahaan pers yang berkaitan dengan kepentingan penugasannya;

Dalam penugasan jurnalistik di wilayah konflik bersenjata, wartawan Seputasulutnews.com yang telah menunjukkan identitas sebagai wartawan dan tidak menggunakan identitas pihak yang bertikai, wajib diperlakukan sebagai pihak yang netral dan diberikan perlindungan hukum sehingga dilarang diintimidasi, disandera, disiksa, dianiaya, apalagi dibunuh;

Dalam perkara yang menyangkut karya jurnalistik, perusahaan pers diwakili oleh penanggungjawabnya;

Dalam kesaksian perkara yang menyangkut karya jurnalistik, penanggungjawabnya hanya dapat ditanya mengenai berita yang telah dipublikasikan. Wartawan Seputasulutnews.com dapat menggunakan hak tolak untuk melindungi sumber informasi;

Pemilik atau manajemen perusahaan pers dilarang memaksa wartawan Seputasulutnews.com untuk membuat berita yang melanggar Kode Etik Jurnalistik dan atau hukum yang berlaku.