Usai “Gauli” Ponakannya yang Berkebutuhan Khusus, CS Diterkam Macan Minut

  • Whatsapp

SEPUTARSULUTNEWS, Minut — Seorang Pria Berinisial CS Alias Christian (35) Warga Desa Waleo JAGA V Kecamatan KEMA Kabupaten Minahasa Utara tega mencabuli seorang anak gadis berusia 8 Tahun yang berkebutuhan khusus, sebut saja Anggun (-red).

Aksi bejat CS terhadap Anggun(-red) berhenti setelah ibu korban melaporkan ke polisi. Kini CS mendekam dipenjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Bacaan Lainnya

Kasatreskrim Polres Minut  AKP Fandi Ba’u SIK menjelaskan, perbuatan cabul tersebut diduga dilakukan tersangka sejak lama di rumah korban yang berada di wilayah Kecamatan yang sama.

“Dari hasil Visum terdapat robekan baru dibagian vital korban, Pelaku mengakui memasukan jarinya ke bagian alat vital korban sebanyak 2 Kali, dan nyaris Menyetubuhi korban” ucap Fandi di Mapolres Minahasa Utara, Rabu (07/04/2021).

Tindakan bejat dari pelaku itu diketahui pada Senin (19/03/2021) pukul 16.00 Wita, yang pada saat itu Pelaku mengunjungi rumah korban. Ibu Korban yang awalnya tidak menaruh curiga kepada pelaku yang merupakan paman korban meninggalkan keduanya dalam keadaan sedang asyik menonton Video.

Menjelang malam hari tepatnya sekitar pukul 19.30 WITA, Melihat situasi sepi, pelaku mulai membujuk korban untuk duduk dipangkuan nya. Jemari Pelaku pun mulai beranjak dari bagian dada korban hingga bagian kemaluan Anggun (-red).

“Saya gelap mata karna situasi dan kondisi yang sedang sepi, jari tengah tangan kanan saya mulai masuk kebagian vagina Anggun (-red), kemudian saya larut dalam situasi dan ingin meniduri keponakan saya. namun saat hendak akan membuka celana, seketika Ibu nya datang dan mendapati tindakan bejat saya” Akui Pelaku.

Melihat kondisi sekitar yang mulai ramai mendapati aksi bejatnya itu, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.

“Pelaku kami amankan di Tondano Kabupaten Minahasa bersama Tim Macan Polres Minut, Pelaku dijerat Pasal 82 ayat (1) UU RI no 17 Tahun 2016 (cabul) dengan kurungan paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah)” tutup Kasat Reskrim Polres Minut. (Ras)

Pos terkait