Diduga Di Backup, Oknum DebtCollector Kian Merajalela

  • Whatsapp

Kasus Perampasan Kendaraan yang tak kunjung usai dibumi nyiur melambai kembali lagi terjadi.

Kali ini diduga dilakukan perampasan kendaraan bermotor roda 4 oleh oknum yang mengatasnamakan PT Hasrat Multifinance (HMF) kepada seorang korban perempuan Erny Vonny Prang (60), Warga Winangun Satu, Kecamatan Malalayang.

Bacaan Lainnya

Informasi yang dirangkum kejadian terjadi pada Jumat (15/01/21) lalu di seputaran jalan Piere Tendean.

Berawal dari kendaraan milik korban Toyota Agya warna hitam dengan nomor polisi DB 1914 LX, dikendarai oleh saksi lelaki bernama Rio Simpoha yang digunakan untuk taksi online. Pada saat saksi sedang menurunkan penumpang di tempat kejadian perkara (TKP), tiba-tiba datang beberapa orang langsung masuk didalam mobil dan berusaha merampas kunci kendaraan tersebut, namun saksi tidak memberikannya karna harus membayar tunggakan kendaraan dan menyetor uang selama delapan bulan, dari sepuluh bulan yang tertunggak bersama uang jalan sebesar Rp6 juta rupiah, dengan catatan apabila memberikan uang tersebut, kendaraan milik korban bisa diambil kembali.

Pihak PT Hasrat Multifinance (HMF) berkilah dengan mengatakan bahwa kejadian tersebut bukan perampasan atau tarik paksa namun sesuai dengan standar operasional perusahaan.

“Ini hanya terjadi miss comunication atau salah paham antara pihak korban dan terlapor, Memang kendaraan itu ditarik tapi bukan perampasan sudah sesuai prosedur karena kendaraan tersebut menunggak jadi sekali lagi bukan perampasan seperti yang diberitakan sebelumnya nanti setelah tunggakan dibayarkan mobil akan diberikan ke pihak korban. Tadi kami juga sudah melakukan mediasi diUnit V dengan pihak terlapor dari pihak HMF bersama pihak kepolisian (red), dan dalam proses selanjutnya dengan kesepakatan menanti sisa tunggakan terlebih dahulu lalu kendaraan akan dikembalikan lagi,” jelas Kepala Cabang HMF Devin kepada wartawan Senin (22/03/21) siang.

Melihat kejadian yang kian meresahkan di Sulawesi Utara tersebut membuat geram sejumlah Aktivis untuk angkat bicara,

“Kasus seperti ini kian meningkat, saya mencurigai mungkin dibackup oleh sejumlah oknum, semoga Kapolda Sulut Irjen. Pol. Drs. Nana Sujana, M.M dapat menindak tegas oknum pelaku nakal yang diduga sama sama main mata dengan aparat penegak hukum, karna ini sudah sangat meresahkan” Tutup Hendra Jacob. (Red)

Pos terkait