Salah Jual Barang Hasil Pencurian, Pelaku Kasus 362 Ditangkap Polsek Melonguane

  • Whatsapp

SEPUTARSULUTNEWS, TALAUD – Minggu Tanggal 21 Februari 2021 sekitar Pukul 21.00 Wita Piket Jaga Polsek Melonguane menerima informasi terkait adanya perkara tindak pidana Pencurian di Desa Sawang Kecamatan Melonguane Kab. Kepl. Talaud.

Bahwa setelah menerima informasi tersebut, atas perintah Kapolsek, piket Polsek Melonguane bersama personil Unit Reskrim langsung menuju Desa Sawang dan mengamankan pelaku dan barang bukti.

Bacaan Lainnya

Adapun Pelaku yang diamankan yakni Lelaki Berinisial RA Alias Randi ( 21 ), Tidak bekerja Beralamat di Desa Pantuge Kec. Kabaruan bersama Barang bukti berupa 1 (satu) buah audio mixer merk mixing console MG82CX.

Kapolsek Melonguane melalui Kanit Reskrim Bripka Ferry Polaku menjelaskan Kronologis kejadian berawal Pada hari Minggu tanggal 21 Februari 2021 sekitar Pukul 18.30 Wita Pelapor/Korban sedang berada dirumahnya di Desa Sawang Utara, lalu datang pelaku dan dua teman lainnya, untuk menawarkan barang berupa 1 (satu) buah audio mixer merk mixing console MG82CX kemudian saya pun meminta kepada pelaku untuk membuka dan mengecek barang yang akan dijual tersebut. Pelapor/Korban sempat kaget melihat barang tersebut seperti barang miliknya, dan untuk memastikannya Pelapor/Korban kemudian pergi ke rumah kebun yang berlokasi ditepi pantai ujung Desa Sawang. Saat di rumah kebun, ternyata benar audio mixer miliknya sudah tidak ada lagi.

Setelah itu Pelapor/Korban melaporkan tindakan pelaku kepada salah satu Anggota Polri An. Ferdi Tasumewada yang langsung mengamankan pelaku dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Melonguane. Selanjutnya pelaku bersama barang bukti langsung dibawa ke Mapolsek Melonguane guna proses perkara lebih lanjut.

Korban Yermias Selan, 34 tahun, Petani, Ds. Sawang Utara Kecamatan Melonguane Kab. Kepl. Talaud

Berdasarkan keterangan pelaku bahwa pada hari Minggu sekitar Pukul 05.00 Wita pelaku pulang dari Melonguane menuju Desa Tarun dengan berjalan kaki melewati pantai. Lalu dalam perjalanan, pelaku melihat ada rumah kebun di tepi pantai ujung Desa Sawang, kemudian pelaku pun mengecek bilamana ada penghuninya, kemudian pelaku masuk ke dalam rumah tersebut dengan memanjat ke atas loteng. Setelah di dalam pelaku pun mengambil barang tersebut lalu ia pulang ke Tarun. Setelah di Tarun, ia meminta tolong kepada dua orang temannya untuk menjual audio mixer yang dicurinya tersebut. Kedua teman tidak mengetahui bila barang tersebut barang curian, sehingga mereka bersama pelaku pergi ke Desa Sawang Utara untuk menjualnya kepada Pelapor/Korban yang ternyata adalah pemilik barang itu sendiri.

Pelaku saat ini telah diamankan dan akan dijerat dengan Pasal 362 KUHPidana tentang Pencurian dengan ancaman hukuman 5 tahun, Tutup Kapolsek Ipda Dedy Matahari,SH. (Oke)

Pos terkait