Aliran Dana Siluman Buat Kisruh Partai Golkar Manado

  • Whatsapp

SEPUTARSULUTNEWS.COM,MANADO–Kisruh internal Partai Golongan Karya Kota Manado yang berawal dari isu salah satu calon Walikota Manado Sonya Selviana Kembuan yang mengatakan disalah satu media menyebutkan partai Golkar Manado “tidak jujur” membuat sejumlah kader partai angkat bicara.

“Benar adanya terjadi transaksi yang diduga mengalir ke RP, OMW dan MSM.
Mereka menerima uang dengan jumlah bervariasi, mulai dari Rp 15 Juta, Rp 20 Juta dan Rp 50 juta” Ungkap salah satu kader yang hadir dalam konfrensi pers Partai Golkar Manado, Sabtu (16/01/2021) di Gedung Sekertariat Partai Golkar.

Bacaan Lainnya

Dari isu yang beredar telah terjadi perpindahan dana sebesar Rp 496.000.000 ke DPP Golkar yang dalam Formulir Kiriman Uang tertulis untuk Dana Saksi Pilwako Kota Manado, lalu dana tersebut diteruskan ke DPD II Golkar Manado.

“Kami (Partai Golkar-red) Manado tidak pernah meminta bahkan mendesak ibu SSK untuk memberikan dana kepada partai Golkar tapi SSK yang menjanjikan sendiri tapi tidak direalisasikan,” jelas Ketua Harian Golkar Manado Oktavian Vian Walintukan.

Lanjutnya, berkaitan dengan dana saksi yang disebutkan dalam pemberitaan bahwa SSK memberikan dan sebesar 400 juta kepada partai Golkar itu tidak benar.

“Partai Golkar menerima dana saksi bukan dari SSK tapi dari DPP partai Golkar sebesar 496 juta, DPP memberikan dana saksi kepada Golkar Manado sebesar 496 juta dan itu wajib hukumnya kepada setiap calon untuk membiayai saksi di tps tps , dengan rincian 100 juta untuk kegiatan pembekalan saksi dan 396 juta untuk membayar saksi. Dana saksi masih tersisa 396 juta dan itu akan dikembalikan partai Golkar Manado ke DPP bukan kepada SSK. Karena Golkar Manado tidak pernah menerima dana saksi seperpun dari SSK,” tegas Vian Walintukan.

Sementara itu Sekretaris Golkar Manado, Rubby Rumpesak bahkan menyebutkan paslon walikota Manado Sonnya Silvana Kembuan (SSK) ingkar janji, dan tidak komitmen terhadap partai Golkar.

“SSK tidak komiten terhadap dirinya sendiri dan partai Golkar, bahwa SSK dalam proses pencalonan melalui SK Golkar bersama calon wakil Syarifudin Saafa telah berjanji akan memberikan komitmen kepada partai Golkar Manado sebesar 1,5 miliar, Janji itu disampaikan dalam acara duka yang dialami Ketua Golkar Manado Maykel Teba Damapolii di desa Raanan Baru, Minsel saat akan menerima SK Golkar Manado sebagai calon walikota dari partai Golkar bersama dengan calon wakil Syarifudin Saafa,” ujar sekertaris partai golkar manado itu.

Bahkan dana 1,5 miliar akan diberikan untuk membiayai operasional partai Golkar Manado sebagai bentuk komiten SSK-SS dalam penconan.

Menurutnya SSK menjanjikan dana sebesar 1,5 miliar akan diberikan tiga kali yakni tiap bulan 500 juta selama tiga bulan yakni September, Oktober dan November 2020,

“Ibarat siluman dananya tidak jelas seiring berjalannya waktu, sebagai calon walikota dan wawali, SSK-SS melarikan diri atas janji dana yang akan diberikan kepada partai Golkar sebesar 1,5 miliar, dan memang benar ada dana yang ditransfer oleh pihak SSK sebesar 200 juta. Namun dana itu diberikan untuk kegiatan konsolidasi kader partai Golkar untuk memenangkan paslon SSK-SS di Pilkada Manado 2020” tutup salah seorang pengurus partai yang hadir”.(red)

Pos terkait