Gebrakan Polres Minahasa Ungkap Tiga Kasus Awal 2021

  • Whatsapp

SEPUTARSULUTNEWS,MINAHASA– Polres Minahasa menggelar press release di Halaman Mapolres Minahasa, Senin (11/01/2021) dengan berhasil mengungkap tiga kasus diawal tahun.

Dalam press release tersebut, di nahkodai Kapolres Minahasa AKBP Henzly Moningkey SIK, MSI, Kasat Reskrim AKP Sugeng Wahyudi Santoso mengatakan dari tiga kasus yang di ungkap Polres Minahasa diantaranya, dugaan penganiayaan secara bersama yang dilakukan oleh tersangka WLR alias Babong, CR alias Chan (23), RRS alias Ica (22), RRM alias Kiki (29), IAK alias Ayen (24), dan VK alias Alen (21) yang mengakibatkan korban Lery Kapoh meninggal dunia, Jumat (01/01/2021).

Bacaan Lainnya

“Dari enam tersangka, baru dihadirkan lima tersangka, karena tersangka Babong sedang dirawat di Rumah Sakit,” jelas Kasat Reskrim AKP Sugeng Wahyudi Santoso didampingi Kasubbag Humas AKP Ferdy Pelengkahu SH.

Sementara itu untuk kasus kedua dugaan pencurian kendaraan bermotor yang dilakukan oleh Lelaki NT alias Tores (15) bersama FT alias Lewi (24) yang dilakukan akhir tahun 2020, dan dugaan pencurian barang elektronik (Curanik) di Kawangkoan yang diduga dilakukan oleh lelaki RK alias Aldo.
“Untuk kasus pencurian ini, terjadi di 3 lokasi berbeda oleh tersangka yang berbeda, dan diketahui dari tiga tersangka ini, lelaki RK alias Aldo sudah pernah di dipidana dengan kasus yang sama,” pungkas Kasat Reskrim AKP Sugeng.

Lanjut Sugeng, Polres Minahasa juga berhasil mengungkap dugaan kasus Toto Gelap (Togel) yang dilakukan oleh lelaki JR Warga Desa Wolaang Kecamatan langowan Timur bersama FR (35) warga yang sama dan keduanya berperan sebagai pengecer atau pengepul, yang beraksi di wilayah Langowan.
“Pastinya, kami tetap melaksanakan tugas kamk untuk memberantas pelaku kejahatan di wilayah Polres Minahasa,” tegas Sugeng.

Adapun barang bukti yang dihadirkan dari ketiga kasus tersebut berupa, Bambu, senjata tajam, dan potongan kayu yang dilakukan para tersangka penganiayaan, Dua Unit Sepeda Motor yang diduga dipakai pelaku dan korban dalam melakukan tindakan penganiayaan, Dua Unit Sepeda Motor hasil Curanmor, barang elektronik hasil Curanik, dan barang bukyi uang bersama kupon dari yang digunakan dalam kasus Togel. (ras)

Pos terkait